Posted by: Cahya on: 16 April 2011
Aku tak ingin menyelami air yg dalam
Telah tenggelam dua kali
Dan takut untuk ketiga kalinyaAku kehausan
Tapi harus menelan air kepahitan
Padahal kuingin manisnya madu kecintaan
Saat itulah telinga kusumbat dan mata kupejamkan
Namun tetap mendengar dan melihat hal kegetiran
Makin terombang ambing tak berdaya
terhempas ke bebatuan
Terjerat jaring-jaring perangkap penakluk.
Meranalah….
Menangispun tak bisa
Terlalu banyak air tertumpah ke rongga-rongga tubuh ini
Sesak, pengap, mencuat menghimpit dada
Komentar Terakhir :