Astagfirullahal’azhim….

Standard

Jiwa ini jiwa yang retak menganga
Jiwa yang menunggu air hujan dalam kering kerontang kemarau panjang
Jiwa yang lusuh berpeluh debu-debu hitam
Dari angin yang bertiup menghembuskan nafas kepalsuan
Lalu kilauan menyamarkan warna-warni kebusukan
Menambah gelap gulita dalam dada

Jiwa ini jiwa yang penuh luka
Jiwa yang tiada merengkuh ketenangan
Jiwa yang penuh kesenangan kehinaan
Dari “Tangan-Nya” lah datang penawar dalam kedhaifan
Karena bagi-Nya tiada Mustahil
Tak bisa menyelinap dibalik batu yang dupuja-puja
Atau lari dari “Tatapan Mata-Nya” yang ada dimana-mana

Astagfirullahal’azhim, Astagfirullahal’azhim, Astagfirullahal’azhim
Ihdinashshirathal mustaqim.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s