Mengenal Tipe-tipe Istri (Bag.2)

Standard

2. Istri yang Penyabar

Dan Allah menjadikan istri Fir’aun perumpamaan bagi orang yang beriman ketika ia berkata : ‘Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya; dan selamatkanlah aku dari kaum yg zhalim. “(QS. At-Tahrim/66: 11))

Sejalan dengan ayat di atas adalah sabda Rasulullah SAW. berikut :

“… dan seorang istri yang sabar menghadapi keburukan akhlak suaminya, Allah akan memberikan kepadanya pahala seperti yang Allah berikan kepada Aisyah, istri Fir’aun.” (HR Imam Samarkidi)

Penjelasan :
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti sabar ialah tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati); tenang, tidak terburu nafsu. Orang yang sabar adalah orang yang tahan menghadapi segala cobaan, tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, dan tidak mudah patah hati.

Ayat di atas berikisah tentang istri Firaun yang diam-diam beriman kepada Musa AS yang dengan atas izin Allah Musa bisa mengalahkan tukang sihirnya Firaun sebagai pembuktian kerasulannya. Megnetahui istrinya beriman kepada Musa, Firaun kemudian melakukan berbagai tekanan dan penyiksaan terhadap istrinya sampai-sampai ia dijemur di bawah terik matahari.

Walaupun selalu mendapatkan siksaan, Aisyah selalu mengingatkan Fir’aun agar ia segera beriman kepada Musa. Kekejaman Firaun ini dilakukan hinnga Aisyah meninggal dunia.

Dalam rumah tangga tidak jarang seorang istri mendapatkan perilaku suami yang buruk atau mungkin kejam. Dan respon seorang istri tehadap perlakuan suami seperti itu juga beragam. Ada yang langsung meminta cerai, mengadukannya ke keluarga sehingga mereka turun tangan untuk mencegah perilaku buruk suaminya, bahkan ada juga istri melawan secara fisik sehingga terjadi bentrokan dan pertengkaran dengan suaminya.

Seorang istri yang sabar tentunya tidak akan melakukan hal seperti tadi. Dia akan menutupi aib suaminya dan menyimpan penderitaan serta kepahitan untuk dirinya sendiri sehingga rumah tangganya kelihatan tetap baik-baik saja. Selain itu juga istri tetap menunjukkkan sikap baik kepada suaminya demi kelangsungan rumah tangga. Istri semacam ini menjadikan suami dan anak-anak memperoleh naungan yang menenteramkan hati, menumbuhkan rasa damai di rumah serta akan mampu mengangkat kehormatan keluarga suaminya di hadapan orang lain, disamping sanggup membesarkan anak-anak dalam suasana ketenagan sehingga mereka bisa tumbuh menjadi orang yang sehat rohani dan kepribadiannya.

Seorang suami yang mendapatkan istri penyabar seperti itu berarti telah memperoleh orang yang telah bisa menjaga rahasia suami, membantu memperbaiki perilaku suami sehingga dapat berubah menjadi orang yang terpuji.

Diantara keuntungan suami mempunyai istri penyabar :

  • Kehormatan suami terjaga di mata orang lain
  • Suami merasa tenang dan tentram karena segala kekurangannya dihadapi oleh istrinya dengan senyum dan sengan hati tanpa perlawanan. Bahkan istri memberikan nasehat agar suami menghadapi hidup ini dengan ketenangan dan kesabaran.
  • Keutuhan rumah tangga terjamin dan perkembangan mental anak-anak terpelihara sehingga keluarga dapat mempertahankan kelanggengannya sampai saat yang ditentukan Allah SWT.
  • Suami tidak merasa selalu diburu-buru kepentingan yang tidak semestinya dipenuhi, seperti permintaan istri yang berlebihan. Suami malah akan merasa ringan karena istri menerima keadaan suami apa adanya.

Sumber bacaan : Mengenal Tipe-tipe Istri, ditulis oleh Drs. M. Thalib, tebal buku 160 halaman, Penerbit : Irsyad Baitus Salam

Bookmark and Share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s