Tenggelam

Standard

source

Aku tak ingin menyelami air yg dalam
Telah tenggelam dua kali
Dan takut untuk ketiga kalinya

Aku kehausan
Tapi harus menelan air kepahitan
Padahal kuingin manisnya madu kecintaan
Saat itulah telinga kusumbat dan mata kupejamkan
Namun tetap mendengar dan melihat hal kegetiran
Makin terombang ambing tak berdaya
terhempas ke bebatuan
Terjerat jaring-jaring perangkap penakluk.
Meranalah….
Menangispun tak bisa
Terlalu banyak air tertumpah ke rongga-rongga tubuh ini
Sesak, pengap, mencuat menghimpit dada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s