Thanks for Money-Shirt (Meracau)

Standard

Dan mulailah saya bosan dengan komitmen. Mulut sampe berbusa untuk saling meyakinkan, bahkan sayalah yang diyakinkan akan hal yang sangat diidam-idamkan. Tapi begitu cepat sekali ada perubahan. Oh ya! saya tahu penyebabnya. Saya tidak pintar, tidak bertitel, tidak punya pekerjaan mapan dan tetntunya tampang fisik yang membosankan. Beberapa dari yang disebutkan itu bukankah nasib? Dan bukankah nasib itu  bisa dirubah. Oh mungkin saya terlalu banyak menyalahkan orang lain. Seharusnya saya banyak bercermin😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s